Header Ads

Header ADS

Instalasi Raspberry Pi 3 , SSH, Optimalisasi dan Headless Operation



Berikut ini saya uraikan langkah-langkah instalasi baru maupun instalasi ulang sistem operasi raspbian pada perangkat raspberry pi 3 (raspi) milik saya, catatan ini semata untuk mempermudah saat dilakukan instalasi ulang karena kadang kadang kalau sudah lama jadi lupa juga. Sebelumnya semua saya lakukan dengan beberapa metode yang ada di internet tetapi ada yang pas dan tidak, oleh karena itu saya buat catatan singkat dari metode yang menurut saya sesuai dengan kebutuhan saya, mulai dari instalasi, mengaktifkan ssh, update, optimalisasi, hingga headless operation (akses raspi dengan pc/laptop/handphone) tanpa perlu monitor pada raspi.
Kebutuhan
1. Software SD card formatter (free dari ineternet)
2. Software Win32 Disk Imager (free dari internet)
3. Image OS Raspberry (Raspbian Strecth) download dari www.raspberrypi.org
4. Memory TF (Transflash minimal 8GB)
5. Card Reader TF (untuk intalasi os ke memory TF dengan pc atau laptop)


Langkah Instalasi OS
1. Install software SD card formatter dan Win32 Disk Image
2. Format memory card TF dengan SD card formatter
3. Salin/Install image OS ke memory card dengan software Win32 Disk Imager
4. Setelah selesai dengan instalasi buka partisi boot dan akan nampak file-file system, sementara pada partisi lainnya akan muncul notifikasi bahwa windows tidak mengenali partisi tersebut dan minta untuk di format ulang, ini wajar karena windows tidak mengenali partisi tersebut.
Pada partisi boot ini kita perlu membuat sebuah file kosong bernama “ssh” tanpa ada ektensi apapun agar saat pertama kali raspi kita aktifkan fasilitas service ssh bisa aktif dan kita bisa me remote dari komputer lain. SSH pada OS raspbian stretch secara default SSH nya di nonaktifkan sedangkan pada jessie kebawah SSH secara default sudah aktif.
5. Langkah instalasi selesai, memory card TF yang sudah berisi sistem operasi dapat di masukkan ke slot raspi dan siap untuk dinyalakan (boot) pertama kalinya.
C. Mengelola Raspi melalui terminal SSH (Secure Shel)
Setelah raspi memiliki sistem operasi, saatnya kita untuk mengelolanya jika raspi dilengkapi dengan LCD layar sentuh atau dihubungkan ke layar TV dengan kabel HDMI tidaklah mengalami kesulitan dalam mengelola namun saya sengaja membuat keadaan agar raspi bisa dengan mudah dikelola dengan berbagai cara terutama sistem headless atau dapat diakses dengan laptop maupun handphone tanpa kita perlu membeli keyboard, mouse ataupun layar sentuh. Pengalaman pribadi dengan menggunakan layar sentuh 3,5” sangat tidak memadai kecuali minimal yang 7” atau lebih baik menggunakan Hp dan diakses menggunakan VNC Viewer. Raspi 3 sudah di persenjatai dengan blouetooth dan WiFi jadi nanti bisa diakses menggunakan cara wireless.
Kebutuhan
1    1. Software MobaXterm (saya menggunakan yang portable)
2    2. VNC viewer
3    3. Kabel UTP stright ( 1 meter cukup)
4    4. Laptop / Netbook

Ketika raspi pertama kali dinyalakan ia akan mencari file ssh yang tadi kita buat diatas, jika ketemu maka ia akan menyalakan service ssh, ini sangat penting karena defaultnya ssh mulai pada versi strecth di nonaktifkan dan anda hanya bisa menyalakannya jika menggunakan cara akses dengan layar monitor. Setelah itu raspi langsung menghapus file ssh tadi. Selanjutnya adalah langkah :

1    1. Pasang kabel UTP stright ke Laptop dan ujung satunya ke raspi
2    2. Nyalakan raspi, dan pastikan lampu port ethernet menyala tanda kabel UTP bagus.
3    3. Install MobaXterm atau bisa gunakan software PuTTY, tapi saya sarankan dengan MobaXterm kita bisa masuk ke mode garfis nantinya dan memiliki fitur yang lengkap.
Mengkonfigurasi Laptop agar konek dengan raspi, ada beberapa cara tetapi ini adalah trik yang paling saya anggap mudah. Pastikan lebih dahulu semua adapter tidak memiliki static IP kemudian masuk ke konfigurasi adapter network laptop seperti gambar berikut:

Klik kanan pada adapter WiFi, kemudian pilih properties, pilih tab Sharing kemudian centang pada semua pilihan terakhir klik OK. Jika tab sharing tidak muncul, cek pada adapter Ethernet kemudian matikan semua pilihan nya pada tab Sharing maka nanti tab Sharing akan muncul di adapter WiFi.

Setelah itu Klik kanan pada adapter Ethernet, pilih status, klik details, akan nampak hasil seperti gambar berikut, jika hasilnya masih berupa IP 169.x.x.x dengan subnet 255.0.0.0 cabut salah satu ujung kabel UTP sesaat kemudian pasang lagi dan cek lagi hingga didapat IP address dengan subnet seperti gambar yang artinya perangkat raspi pun mendapat IP address satu segment tetapi nilainya belum diketahui.


Nampak pada adapter Ethernet mendapat IP address kelas C yaitu 192.168.137.1 dengan subnet 255.255.255.0

Jalankan aplikasi MobaXterm, pilih session, pilih SSH, isikan “raspberrypi.mshome.net” pada bagian Remote host, isikan Specify username dengan “pi”, kemudian klik OK jika nanti ada permintaan password, masukkan “raspberry”.
 
Jika sudah benar MobaXterm akan terkoneksi dengan Raspi seperti gambar berikut, dan selanjutnya kita sudah bisa melakukan berbagai operasi pada raspi kita menggunakan perintah perintah linux. Kalau kita ketikkan perintah “ifconfig” maka akan muncul IP address dari raspi kita. Milik saya muncul IP 192.168.137.117 dengan subnet 255.255.255.0


D. Optimalisasi.

1.       Akun default Raspberry adalah user = pi, password=raspberry gantilah password terlebih dahulu untuk keamanan awal dengan mengetikkan perintah “passwd” selanjutnya masukkan password lama kemudian masukkan password baru dan konfirmasi password baru. Untuk nama user biasanya saya biarkan saja karena untuk mengubah nama user baru butuh tutorial tersendiri berkaitan dengan hak akses, dll.
2.       Sebelum memulai dengan proses update dan upgrade, saya biasanya membuang hal-hal yang tidak saya gunakan sebagai misal aplikasi wolfram yang cukup besar dengan cara jalankan perintah “sudo apt-get remove wolfram-engine” ini akan membebaskan memory sebesar 705MB. Kemudian jalankan perintah “sudo apt-get purge wolfram-engine” terakhir jalankan perintah “sudo apt-get autoremove”. Kita bisa membuang aplikasi yang tidak diinginkan dengan cara yang sama.
3.       Hubungkan adapter laptop kita dengan WiFi rumah atau kantor atau menggunakan hotspot dari Hp kemudian ketikkan perintah “sudo apt-get update” untuk melakukan update repository ke perangkat raspi, setelahnya jalankan perintah “sudo apt-get upgrade” untuk upgrading paket paket pada perangkat raspi, ini biasa dilakukan sebelum melangkah pada konfigurasi apapun tapi jika merasa telah update bisa diabaikan.
4.       Saat ini kita sudah bisa masuk ke dalam mode grafis dengan menjalankan perintah “startlxde” pada command line interface dari MobaXterm,  namun untuk lebih bagusnya agar bisa akses melalui wireless dan full control, nanti hasil tampilan grafisnya pun berbeda dengan lxde. Sebenarnya pada raspbian strectch os vnc server maupun vnc viewer sudah terdapat pada raspi, jadi kita tinggal mengaktifkan saja vnc servernya dengan cara mengetikkan perintah “vncserver :1” pada terminal MobaXterm. Selanjutnya download vnc viewer dari internet dan install pada laptop/pc maka kita sudah dapat mengakses raspi dengan vnc viewer pada mode grafis.

5.   Untuk dapat mengakses raspi melalui Hp (Handphone) android, download terlebih dahulu vnc viewer dari play store, setelah itu nyalakan hotspot hp dan koneksikan raspi ke hotspot hp lakukan dahulu melalui laptop setelah itu jalankan vnc android untuk akses ke raspi. Jika sudah berhasil maka setiap kali kita menyalakan hotspot hp maka raspi akan mengkoneksikan diri secara otomatis.


Demikian ulasan instalasi raspi dan optimalisasinya, selanjutnya biasanya saya menambahkan aplikasi Kodi dan Gimp pada raspi sehingga raspi kita bisa berfungsi sebagai multimedia center dan selain itu raspi saat ini saya gunakan sebagai radar pesawat, mungkin nanti saya akan ulas langkah instalasinya.






 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.