Header Ads

Header ADS

Ulasan MikroTik RB931-2ND

Mikrotik RB 931-2ND

Bagi yang biasa berkutat dengan perangkat jaringan komputer baik itu siswa, hobyst dll tentunya sudah tidak asing dengan alat ini, ya namanya Mikrotik buatan Latvia (Eropa Timur) terkenal dengan mottonya "Routing The World "

Nah disini saya tidak akan menuliskan secara detail berkaitan dengan sejarah ataupun komparasi yang bisa didapatkan dari situs lainnya, lebih kepada kenapa saya beli dan bagaimana setelah saya memilikinya.

Dulu saat bekerja di lapangan sebagai teknisi VSAT saya sering berhadapan dengan peralatan Router untuk menghubungkan jaringan komputer milik pelanggan, diantaranya yang saya ingat merk Proteon, Huawei dan Cisco kemudian di dunia pendidikan baru mengenal Mikrotik yang awalnya sangat banyak digunakan sebagai Hotspot RT/RW net. Nah hingga kini Mikrotik masih favorit bagi praktisi Networking karena kompatibilitas, Fitur yang kaya dan tentunya pilihan tipe atau jenis yang banyak serta harga yang terjangkau.



Menjelang UKK (ujian kompetensi keahlian) bagi siswa saya di SMK agar 2 hari selesai maka butuh 3 set alat untuk hal ini. Disekolah sebenarnya sudah punya beberapa jenis namun masih kurang 1 lagi yang cocok buat keperluan UKK maka saya ambil inisiatif beli sendiri satu yang tipe RB931 hehehe sebenarnya sudah lama pingin punya juga. Pilihan jatuh pada tipe ini karena harga yang paling murah karena memang paling kecil, tetapi yang terpenting dia punya fitur Wireless. Oya harga termurah yang saya dapat di situs Bukapalak Rp. 258.000 plus ongkir J&T sampai Bontang Rp. 325.800

Sudah beberapa hari saya gunakan ke siswa untuk praktek bikin Hotspot, blocking situs dan manajemen user berjalan lancar sesuai harapan, bahkan sebenarnya tipe ini juga memiliki fitur berlimpah yang terus terang saja tidak sepenuhnya saya ketahui.

Mikrotik RB931 saya sudah sempat saya gunakan di ruang sekretariat UNBK kebetulan digedung tersebut terpisah jauh dari gedung utama sekolah dan hanya memiliki koneksi internet via kabel UTP kemudian saya set menjadi Hotspot agar teman lainnya bisa ikut menimati saat istirahat. Sayangnya saya lupa waktu itu melihat Load CPU nya, saat itu secara bersamaan 12 user konek ke RB931 saya dan rata rata pada nonton Youtube, waktu itu saya cuma terpaku perhatikan berapa user yang konek dan traffic IN/Out nya saja plus saya coba secara iseng sampai mana sih sinyalnya. Lumayan juga dengan antena internalnya yang ada pada mobo nya bisa saya katakan sama hasilnya dengan modem WiFi Indihome di sekolah.

Berikut kelebihan yang saya rasakan pada Mikrotik RB931-2ND ini :
1. Bentuk mungil dengan 3 port ethernet dan 1 wireless, power menggunakan tegangan 5volt bisa dari charger hp umumya atau menggunakan batere bank, tapi dalam packing sdh disertakan power adaptor 5V.
2. Sangat cocok buat yang punya Indihome jika dipadukan untuk penggunaan rumah maupun kantor kecil untuk menambah fitur blocking, user manajemen, bandwidth manajemen dll.
3. Tukan ngoprek bisa memodifikasi dengan mudah jika mau dijadikan outdoor Wifi dengan fitur berlimpah dan harga yang murah jika dibanding dengan beli Wifi outdoor biasa.
4. Spek dibanding dengan RB941 terletak hanya pada jumlah port ethernet saja, prosesor sama sama 650 Mhz sementara saya rasa pada mikrotik dengan jumlah port 3 sudah sangat cukup, satu port ke modem internet, satu lagi ke LAN dan yang terakhir masih bisa sebagai cadangan.

Kekurangannya saat ini menurut saya:
1. Tidak mendukung POE (Power Over Ethernet) jadi kalo mau di jadikan Wifi Outdoor harus diakalin sedikit mungkin karena memang ini hanya ditujukan untuk penggunaan indoor saja, yang mana sudah ada praktisi yang membuat tutorialnya di Youtube, begitu juga jika ingin memodifikasi kemapuan antenanya.

Kesimpulan :
Sangat memuaskan untuk penggunaan skala rumah tangga.

Rencana Modifikasi :
Akan saya coba gunakan sebagai outdoor WiFi, untuk nangkap wifi yang saat ini banyak bertebaran dengan keamanan yang lemah, hihihihi.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.